Cerita bilal Dan Para Sahabat

Alkisah, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ketika Bilal hendak mengumandankan adzan Subuh, ia menemui Rasulullah Saw ditempat sujudnya, waktu itu Bilal melihat Rasulullah Saw. sedang menangis sampai sampai janggutnya basah dengan air mata, lalu bilal bertanya, mengapa engkau menangis ?apa yang engkau tangisi? bukankah Allah Swt. sudah mengampuni dosa dosamum baik yang dahulu maupun yang akan datang?

Rasulullah Saw menjawab, "Salahkah jika aku ini menjadi hambanya yang pandai bersyukur?"
Sementara itu dalam sebuah riwayat lain dicerikatan bahwa ketika 'Rasulullah Saw sujud dengan menangis dalam shalat Tahajjudnyam malaikat Jibril datang membawa wahyu QS. Ali Imran [3]:190.
lalu Bilal bertanya, ya Rasulullah, mengapa engkau menangis?

Rasulullah Saw menjawab, melalui Jibril, allah Swt malam ini menurunkan ayat yang bagus nan indah, bilal bertanya kembali, mendapatkan ayat yang bagus nan indah mengapa malah membuat engkau menagis?

Rasulullah Saw langsung menjawab, "Justru inilah yang aku takutkan, celakalah umatku yang membaca ayat al Qur'an ini, tetapi tidak merenungkan maknanya"
kemudian Rasulullah Saw membacakan ayat tersebut :
"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda tanda bagi orang yang berakal"(QS. Ali Imran [3]:190)

dari pengalaman bilal bersama Rasulullah Saw tersebut, kemudian ada salah seorang sahabat menceritakan kabar ini kepada sahabat lain, sidinilah awal mula para sahabat mengikuti cara shalat Tahajjud yang dikerjakan oleh Rasulullah Saw, maka saat bulan rajab tiba, beliau banyak menemui para sahabatnya yang mengerjakan shalat Tahajjud dimasjid dengan menangis.

pertama kali yang dilihat Rasulullah Saw saat masuk masjid adalah sahabat Abu Bakar, sahabat ang dikenal dengan julukan "ash-Shiddiq" ini berniat ingin menghatamkan al-qur'an dua kali dalam satu shalat Tahajjudnya, beliau sempat berhenti didepan pintu ketika mendengarkan surat yang dibaca oleh Abu Bakar, terlihat bahwa saat bacaan Abu Bakar Sampai pada QS. at-Taubah [9]:111, air mata beliau semakin mengucur deras.

kemudian selain Abu Bakar ,Rasulullah Saw juga melihat beberapa sahabat lain yang mengerjakan shalat Tahajjud dengan cara demikian, diantaranya adalah sahabat Ali Bin Abi Thalib,Mu'adz bin Jabal dan yang satunya Bilal Bin Jabah,

Anugerah Terbesar Dalam Hidup

kita patut bersyukur karena telah diberi anugerah yang luar biasa dalam hidup. anugerah terbesar yang kita terima setelah kita lahir adalah menjadi manusia yang sempurna. memang pada kenyataannya kita sangat sulit mengakui bahwa kita adalah manusia yang sempurna, karena adanya keterbatasan atau kekurangan yang kita miliki. namun, cukuplah bagi kita untuk menyadari bahwa Allah SWT, pasti menciptakan mahluknya dengan sebaik baik bentuknya.

membicarakan hal tersebut, saya teringat kisah seorang yang cacat asal Nigeria yang menggantungkan nasibnya dari mengemis, sebagaimana pengemis pada umumnya, pakaiannya kotor dan bau, tampangnya kumal, serta setiap harinya datang ketengah tengah kerumunan banyak orang untuk meminta belas kasihan.

suatu ketika, pengemis tersebut bertemu dengan seorang peramal yang kebetulan hendak memberi uang kepadanya, setelah memandang wajah pengemis itu agak lama, si peramal secara tiba-tiba kaget dan berkata, "tidak! ini tidak mungkin! tidak mungkin wajahnya mirip dengan Leorando Da Vinci."

selanjutnya, si peramal menanyakan tanggal lahir pengemis cacat itu, lagi lagi peramal sontakterkaget dan berkata,"ini mustahil! Mustahil tanggal lahirnya juga sama dengan Leonardo Da Vinci!"

setelah penasaran dengan yang dirasakan oleh si peramal pengemis cacat itu lalu bertanya ,''Kenapa?'
kemudian si peramal menjawab ,"wajah anda dan tanggal lahir anda sama persis dengan Leonardo Da Vinci, pelukis renaissance Italia, bagaiman mungkin anda menjadi seorang pengemis? seharusnya anda menjadi orang besar dan pelukis terkenal. sebab, anda sebenarnya mempuyai bakat melukis hebat yang tidak semua orang bisa melakukannya."

malam harinya pengemis cacat itu merenung, ia berfikir Ah masa sih wajah dan tanggal lahir ku sama persis dengan Leonardo Da Vinci? aku tidak percaya,

keesokan harinya pengemis itu kembali menjalankan aktivitas hariannya menjadi pengemis.Beberapa bulan kemudian, karena ramalan si peramal yang pernah bertemu dengannya masih membayangi pikirannya, ia mencoba datang ketempat sebuah ramalan gratis saat pesta rakyat digelar, ia menyakan kepada peramal lain tentang nasibnya dimasa depan. lagi lagi si peramal terkaget kaget katika mengetahui tanggal lahirnya. kemudian si peramal itu memintanya menunjukan garis tangan nya. sekali lagi si peramal itu terkaget dan berkata, "Aku tidak percaya! ini tidak mungkin!"

ketika ditanyai mengenai hal yang membuatnya kaget si peramal itu berkata,"tanggal lahir dan garis tangan anda sama persis dengan Leonardo Da Vinci"

setelah pulang dari pesta rakyat, pengemis cacat itu mulai berfikir jernih, sudah dua peramal berbeda mengatakan hal yang sama kepadaku apa benar seharusnya aku menjadi orang besar dan pelukis terkenal, bukan orang  cacat yang menggantungkan diri dari mengemis seperti saat ini?

setelah mulai menyadari pengemis cacat itu mulai mengubah cara pandangnya. kemudian aktivitas mengemis yang setiap harinya dilakukan ia tinggal kan. ia mencoba pekerjaan baru yakni melukis dengan satu tangan kirinya(karena ia tidak mempunyai tangan kanan sejak lahir), pada mulanya ia hanya melukis pemandangan, lalu seiring berjalannya waktu, ia melukis suasana kota, sketsa wajah, gambar orang, dan lain sebagainya, lukisannya itu ia tawarkan kepada kolektor dan peminat lukisan.

anda tau apa yang terjadi? beberapa tahun kemudian, beberapa tahun kemudian pengemis cacat itu berhasil mengubah nasibnya, semua yang pernah dikatakan oleh dua peramal yang pernah dijumpainya kini dialami oleh pengemis cacat itu, akhirnya ia menjadi orang besar dan pelukis terkenal dikota Nigeria.

kisah tersebut bisa menjadi pelajaran bahwa hal utama yang harus dilakukan untuk mengenal anugerah terbesar dalam hidup adalah dengan "menyadari",maksudnya menyadari bahwa kita semua terlahir sebagai manusia yang sempurna tanpa kurang suatu apapun, persis sebagaimana yang dinyatakan Allah Swt dalam kitab sucinya.

dengan sikap menyadari itu, kita dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur, dengan begitu hubungan kita dengan Allah Swt semakin dekat.

  

SUAMI DAN PENGEMIS

Diceritakan di dalam kitab syarh Ratib al-Haddad : suatu hari, sepasang suami istri sedang makan dirumahnya. Tiba tiba pintu rumahnya diketuk oleh seorang pengemis. Melihat keadaan si pengemis itu, si istri merasa terharu dan bermaksud memberikan sesuatu. Tetapi sebagai seorang wanita baik dan patuh kepada suaminya. Ia meminta ijin terlebih dahulu kepada suaminya.”suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu? ”

Rupanya sang suami memiliki karakter yang berbeda dengan wanita ini. Dengan suara lantang dan kasar, ia menjawab; “jangan... usir saja pengemis itu dan tutup pintunya!”
Wanita berhati baik itu terpaksa tidak memberikan apa apa kepada si pengemis tadi. Seiring berjalannya waktu , lelaki yang menjadi suaminya bangkrut, kekayaannya habis, dan ia menanggung banyak hutang. Selain itu karena ia dan istrinya banyak memiliki karakter sifat yang banyak berbeda, rumah tangganya berakhir dengan perceraian.
Beberapa tahun kemudian bekas istri lalaki yang telah bangkrut tersebut menikah lagi dengan seorang saudagar kaya di suatu kota dan hidup dengan bahagia .
Pada suatu hari , ketika wanita itu sedang makan dengan suami barunya. Tiba tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk oleh seseorang. Setelah dibuka,ternyata tamu tak diundang itu adalah pengemis yang keadaanya membuat hati wanita tadi terharu. Ia pun berkata kepada suaminya : “suamiku, bolehkah aku meberikan sesuatu kepada pengemis itu?”
Suaminya menjawab ; “ya, berilah pengemis itu makan sayang”
Setelah memberi makanan kepada pengemis itu, istrinya masuk kedalam rumah dan menangis, dengan rasa heran suaminya bertanya : “mengapa kau menangis sayang? Apakah karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam pada pengemis itu?”
Wanita itu menggeleng lemah, lalu berkata dengan sedih ; “suamiku, aku sedih dengan perjalanan takdir yang sungguh menakjubkan, tahukah engkau siapa pengemis yang ada diluar tadi ? dia adalah suamiku yang pertama dulu”
Mendengar keterangan tersebut, sang suami sedikit terkejut, tapi segera balik bertanya; “tahukah engkau siapakah aku yang kini menjadi suamimu ini? Aku dalah pengemis yang dulu pernah diusirnya”

“kepunyaan allah-lah segala apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu, maka allah mengampuni siapa yang dikehendakinya dan menyiksa siapa yang dikehendakinya; dan allah maha kuasa atas segala sesuatu” (QS. Al-baqarah : 284)

WASIAT PALING SEMPURNA

Muslim bin Abdul Malik mengunjungi khalifah  Umar bin Abdul Aziz pada waktu beliau sakit. Setelah sampai ditempat beliau, beliau berkata “wahai Amirul Mukminin, engkau telah meninggalkan anak bisa memberikan kecukupan kepadamu atas urusan urusan mereka, sesungguhnya engakau tidak meninggalkan apa apa untuk mereka dan tidak pula memberikan harta untuk mereka”.
Mendengar perkataan beliau,khalifah Umar bin Abdul Aziz berkata kepadanya “wahai said, sesungguhnya anak anakku memiliki Allah yang telah menurunkan al-kitab, dan Dia-lah Dzat yang memenuhi kebutuhan orang orang shaleh”.
Setelah berkata demikian, khalifah Umar bin Abdul Aziz segera memanggil anak anaknya,mereka semua berjumlah empat belas orang anak, kemudian beliau memandang mereka dan beliau melihat mereka sedang memakai pakaian dari bahan bahan yang kasar, setelah mereka mendatangi tempat bapak mereka, beliau melihat dari kedua mata khalifah Umar bin Abdul Aziz terlihat meneteskan air mata lalu khalifah umar berkata kepada mereka “aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada allah yang maha agung, hendaknya yang kecil diantara kalian menghormati yang  besar,dan hendaknya yang besar diantara kalian menyayangi yangkecil ”.
Kemudian khalifah Umar bin Abdul Aziz berkata kepada muslimah “wahai abu said,sesungguhnya anak anakku diantara dua hal,bisa jadi mereka beramal dlam ketaatan kepada allah, maka allah tidak akan pernah menyia nyikan mereka, dan bisa jadi mereka adalah orang yang bermaksiat kepada allah,maka aku tidak senang untuk menolong kemaksiatan mereka dengan harta benda .”
Lalu beliau melanjutkan “berdirilah kalian semua,semoga allah selalu menjaga kalian dan menolong kalian”.
Setelah berkata demikian, beliau memanggil raja’ bin Hayah lalu beliau meminta waktu sebentar untuk berbicara berdua saja dengannya, beliau berkata kepadanya; “wahai raja’, sesungguhnya kematian akan segera datang menjemputku, aku memintamu untuk berjanji  kepadaku dengan janji yang tidak aku sampaikan kepada orang lain selain dirimu. Jika aku telah mati aku ingin engkau menjadi orang yang menguburkanku,jika engkau telah meletakkan aku didalam tiang lahat,bukalah penutup wajahku dan lihatlah wajahku tersebut. Sesungguhnya aku telah menguburkan tiga orang laki laki dengan tanganku sendiri lalu aku buka wajah mereka ketika didalam kubur, kau melihat wajah mereka berubah warna menjadi hitam dan mata meraka menjadi keluar dari wajah wajah mereka. Oleh karena itu wahai raja’, maka bukalah penutup wajahku dan lihatlah,jika engkau melihat tanda seperti yang telah aku ceritakan tadi,maka tolong simpan untuk dirimu saja dan jangan engkau ceritakan kepada orang lain. Dan jika yang engkau lihat adalah selain dari ciri yang telah aku ceritakan kepadamu tadi, maka pujilah allahta’ala atas itu semua. ”
Raja ‘ kemudian berkata ; “aku menjalankan semua yang diwasiatkan kepadaku,setelah aku meletakkan beliau ke liang lahat lalu aku membuka penutup wajahnya aku melihat wajahnya sangat bersinar bagaikan bulan purnama”.

“sesungguhnya hartamu dan anak anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan disisi allah-lah pahala yang besar” (QS.at-Taghabun : 15) 

ALLAH SELALU MELINDUNGI HAMBA NYA

Diceritakan dahulu ada seorang laki laki yang hatinya sangat tertarik kepada seorang wanita. Suatu ketika, wanita yang dia cintai keluar dari rumahnya pada suatu malam untuk suatu keperluan. Karena ketertarikannya yang luar biasa kepada wanita tersebut, ia mengikuti dari belakang kemana pun wanita itu pergi.

Ketika sudah sampai pada suatu tempat yang sepi dan tidak ada orang lagi orang ditempat tersebut karena memang sudah malam dan orang orang sudah pada tidur, laki laki tersebut memberanikan diri untuk mendekati wanita yang di ikutinya itu.
Melihat ada orang yang mengikutinya dan berusaha mendekatinya, wanita tersebut berkata ; ‘lihatlah, semua orang sudah pada tidur’.
Mendengar perkataan yang disampaikan oleh wanita itu,hati laki laki yang mengikutinya tersebut senang sekali, ia mengira wanita yang diikutinya itu bersedia memenuhi apa yang ia inginkan selama ini. Karena tau bahwa orang orang sudah tertidur dan ditempat tersebut sudah tidak ada orang lain selain dirinya dan wanita itu, ia segera dengan langkah mantap berusaha untuk lebih mendekatinya. Setelah semakin dekat, wanita itu berkata ; ‘apa yang akan engkau katakan mengenai allah ta’ala? Apakah saat ini ia tidur? ’.
Mendengar perkataanya kali ini, laki laki tersebut kaget dan dengan suara pelan menjawab; “allah ta’ala tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk ”.
Mendengar jawaban dari laki laki tersebut, wanita itu menjawab ; “Dzat yang tidak pernah mengantuk ataupun tertidur, yangmelihat keadaan kita saat ini walaupun oranglain tidak pernah melihat, apakah tidak semestinya untuk kita takuti?”
Mendengr perkataan wanita tersebut, tiba tiba laki laki yang mengikutinya itu terlihat sangat malu dan sangat takut sekali serta segera bergegas pergi meninggalkan wanita tersebut lalu bertobat kepada Allah atas kesalahan yang ia lakukan barusan.
Setelah beberapa saat berjalan, terdengar kabar bahwasanya laki laki yang pernah mengikutinya tersebut meninggal dunia, dan pada suatu malam, wanita tersebut melihatnya dalam mimpi lalu menanyainya ; “apa yang telah diperbuat allah ta’ala kepadamu?”
Laki laki tersebut menjawab ; “Allah Ta’ala telah mengampuniku dan menerima tobatku sebab takutku kepada-Nya”


“Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (mahluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.” (QS. Al-baqarah : 255) 

JANGAN MEMBANGGAKAN JERIH PAYAH DAN AMAL PERBUATAN

“orang yang membangga banggakan jerih payah dan perbuatannya, ketika gagal akan berkurang harapannya terhadap rahmat allah”


Sebagai orang yang belajar ilmu makrifat, maka janganlah kita mempunyai  anggapan bahwa sesuatu yang telah kita raih itu semata mata atas jerih payah sendiri.
Hendaknya kita menghindari anggapan semacam itu. Karena jika kita tebiasa merasa bahwa keberhasilan hidup,kebahagiaan, rejeki yang melimpah, jabatan dan lain sebagainya itu semata mata karena perjuangan kita, maka tentu mata hati akan tertutup dari kebenaran.suatu saat jika kita mendapati kegagalan dari jerih payah yang kita lakukan,maka yang timbul hanyalah penyesalan, kita dapat menyalahkan diri sendiri,bisa juga menyalahkan orang lain,dan mungkin pula menyalahkan allah.

Manusia seringkali lupa bahwa daya upaya dirinya itu ada kekuatan yang maha kuat. Kekuatan yang berkuasa dan menentukan harapan harapannya. Jika mata hati kita tajam dan indra keenam cukup merasakan,maka kita akan melihat bahwa asal penyebab dibalik jerih payah dan hasil yang kita dapatkan hanyalah dari allah semata.

Bagi orang yang telah memliki ilmu makrifat,kehidupan di dunia ini dipandang oleh mata hatinya sebagai ‘permainan’. Karena ia menganggapnya sebagai permanian ,maka jika menemukan kegagalan, jiwanya tetap tegar. Jika mendapati kenikmatan/keberhasilan, ia  tak akan tinggi hati.
Kebanyakan diantara manusia lupa diri. Mereka menganggap semua  harapan itu dapat diraih dengan kekuatan usahanya sendiri.karenanya jika ia telah dapat mencapai kenikmatan hidup,akhirnya jadi berbangga diri. Mereka mengingkari nikmat yang dirasakan, mereka lupa bahwa yang menentukan hasil akhir dari jerih payahnya adalah allah. Tanpa campur tangan kekuasaannya tak mungkin dapat mencapai kenikmatan itu,

Jika kita lupa bahwa takdir allah itu sangat mempengaruhi jerih payah dan usaha kita,maka kita pasti kecewa ketika menemui kegagalan.

Tetapi jika kita sadar terhadap adanya penyebab kegagalan dibalik usaha, maka kegagalan hanya sebagai peringatan guna memperkuat kesadaran dalam berkehendak. 

ILMU MAKRIFAT, MEMPERTAJAM MATA HATI DAN INDRA KEENAM

Makrifat adalah tingkatan penyarahan diri kepada allah secara berjenjang,secara setingkat demi setingkat sehingga samapi kepada tingkat keyakinan yang kuat. Orang yang memiliki ilmu makrifat dianggap sebagai orang yang ‘arif’, karena ia bisa memikirkan dalam dalam tentang segala macam liku liku kehidupan didunia ini.


Oleh karena itu jika kita bersungguh sungguh dalam mempelajari ilmu makrifat, maka akan meraih suatu karomah. Karomah adalah keistimewaan yang tidak dimiliki orang awam. Bentuk karomah tersebut adalah mata hati kita menjadi awas dan indra keenam kita manjadi tajam, kita akan dapat mengetahui sesuatu yang tersembunyi dibalik peristiwa.

Orang yang mata hatinya dan indra keenamnya tajam, maka ia dapat masuk kedalam hal hal yang dianggap gaib (tersembunyi). Orang yang arif (memiliki ilmu makrifat), suka memperhatikan tanda tanda kebesaran allah dengan mata kepalanya kemudian ia merenungkan dengan mata hatinya.
Orang makrifat jika melakikan sesuatu atau memutuskan sesuatu menggunakan nuraninya dari pada hawa nafsunya.ia tahu betul, apakah hawa nafsu yang mempengaruhi dirinya atau nuraninya yang berkata. Oleh karena itu, orangyang sudah menduduki tingkat ini,selalu tajam indra keenamnya. Ia tahu sesuatu yang merugikan bagi dirinya meskipun tampak seakan akan menguntungkan, meskipun seakan akan tampak merugikan.

Maka jangan heran,kadang kadang orang awam memandang sesuatu itu baik dan menguntungkan, namun bagi orang makrifat (tajam indra keenamnya) dipandang sebagai sesuatu yang membahayakan.

Melihat kebaikan dan keburukan dengan mata kepala saja, tidak akan dapat mengetahui keadaan yang sebenarnya, sesuatu yang elok dipandang mata kadang kadang hanyalah tipuan belaka. Sesuatu yang buruk dipandang mata, kadang kadang tersimpan sesuatu yang menguntungkan, maka betapa pentingnya jika kita berlatih untuk mempertajam mata hati dan indra keenam.
Buta mata belum tentu membahayakan bagi kehidupan kita. Karena banyak orang yang buta matanya tetapi masih mampu melalukan yang terbaik bagi dirinya. Bahkan ia mempunyai keistimewaan, yakni lebih awas dari pada kita yang memiliki mata normal. Namun jika mata hati telah buta, maka pertanda hancurlah kehidupan kita, baik kehidupan didunia maupun di akhirat.
Orang yang buta hatinya sering kali merasa kecewa dalam menghadapi liku liku kehidupannya, karenaia sering kali gagal dalam mengambil keputusan. Keputusannya lebih banyak meleset. Sebab  yang digunakan untuk mengambil keputusan lebih didasarkan pada penglihatan pandangan mata dan akal yang dipenuhi hawa nafsu. Jadinya, ia kurang cermat dan kurang hati hati. Ia mudah terkecoh dengan fatamorgana serta khayalan khayalan sendiri.

‘’dan barang siapa yang buta (mata hatinya) di dunia ini, maka buta pula kelak di akhirat jauh tersesat jalannya”
“sesungguhnya bukan matanya yang buta, tetapi mata hatinyalah (yang buta) yang berada dirongga dadanya”

Oleh karena itu betapa pentingnya kita mempelajari ilmu makrifat, hati dan alam bawah sadar kita terhindar dari kebutaan. Hati kita menjadi jernih sehingga setiap apa yang kita pikirkan dan kita lakukan akan mendatangkan hasil yang menguntungkan.
Orang makrifat selalu berprasangka baik kepada siapapun, ia juga selalu berprasangka baik kepada Allah SWT. Tidak pernah berkeluh kesah dalam hidupnya. Ia selalu merasa dekat kepada Allah. Selalu merasa cinta, penuh harapan dan hatinya terasa senantiasa tentram
Ilmu makrifat mengantarkan kita kepada suasana hati ikhlas dalam berbuat apa saja, lebih lebih beribadah kepada allah. Ibadahnya dilakukan tanpa pamrih dan tanpa keinginan dipuji orang lain.
Orang orang makrifat menganggap jika perbuatan dilakukan tidak dengan ikhlas,tetapi  dengan pamrih maka akan mengotori jiwanya. Jika jiwa kotor, hati akan berdebu bila hati berdebu berarti mata batin dan indra keenam akan buta.


Sekian sharing dari saya semoga dapat bermanfaat buat kita semua, amin
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com tipscantiknya.com kumpulanrumusnya.comnya.com