Anugerah Terbesar Dalam Hidup
kita patut bersyukur karena telah diberi anugerah yang luar biasa dalam hidup. anugerah terbesar yang kita terima setelah kita lahir adalah menjadi manusia yang sempurna. memang pada kenyataannya kita sangat sulit mengakui bahwa kita adalah manusia yang sempurna, karena adanya keterbatasan atau kekurangan yang kita miliki. namun, cukuplah bagi kita untuk menyadari bahwa Allah SWT, pasti menciptakan mahluknya dengan sebaik baik bentuknya.membicarakan hal tersebut, saya teringat kisah seorang yang cacat asal Nigeria yang menggantungkan nasibnya dari mengemis, sebagaimana pengemis pada umumnya, pakaiannya kotor dan bau, tampangnya kumal, serta setiap harinya datang ketengah tengah kerumunan banyak orang untuk meminta belas kasihan.
suatu ketika, pengemis tersebut bertemu dengan seorang peramal yang kebetulan hendak memberi uang kepadanya, setelah memandang wajah pengemis itu agak lama, si peramal secara tiba-tiba kaget dan berkata, "tidak! ini tidak mungkin! tidak mungkin wajahnya mirip dengan Leorando Da Vinci."
selanjutnya, si peramal menanyakan tanggal lahir pengemis cacat itu, lagi lagi peramal sontakterkaget dan berkata,"ini mustahil! Mustahil tanggal lahirnya juga sama dengan Leonardo Da Vinci!"
setelah penasaran dengan yang dirasakan oleh si peramal pengemis cacat itu lalu bertanya ,''Kenapa?'
kemudian si peramal menjawab ,"wajah anda dan tanggal lahir anda sama persis dengan Leonardo Da Vinci, pelukis renaissance Italia, bagaiman mungkin anda menjadi seorang pengemis? seharusnya anda menjadi orang besar dan pelukis terkenal. sebab, anda sebenarnya mempuyai bakat melukis hebat yang tidak semua orang bisa melakukannya."
malam harinya pengemis cacat itu merenung, ia berfikir Ah masa sih wajah dan tanggal lahir ku sama persis dengan Leonardo Da Vinci? aku tidak percaya,
keesokan harinya pengemis itu kembali menjalankan aktivitas hariannya menjadi pengemis.Beberapa bulan kemudian, karena ramalan si peramal yang pernah bertemu dengannya masih membayangi pikirannya, ia mencoba datang ketempat sebuah ramalan gratis saat pesta rakyat digelar, ia menyakan kepada peramal lain tentang nasibnya dimasa depan. lagi lagi si peramal terkaget kaget katika mengetahui tanggal lahirnya. kemudian si peramal itu memintanya menunjukan garis tangan nya. sekali lagi si peramal itu terkaget dan berkata, "Aku tidak percaya! ini tidak mungkin!"
ketika ditanyai mengenai hal yang membuatnya kaget si peramal itu berkata,"tanggal lahir dan garis tangan anda sama persis dengan Leonardo Da Vinci"
setelah pulang dari pesta rakyat, pengemis cacat itu mulai berfikir jernih, sudah dua peramal berbeda mengatakan hal yang sama kepadaku apa benar seharusnya aku menjadi orang besar dan pelukis terkenal, bukan orang cacat yang menggantungkan diri dari mengemis seperti saat ini?
setelah mulai menyadari pengemis cacat itu mulai mengubah cara pandangnya. kemudian aktivitas mengemis yang setiap harinya dilakukan ia tinggal kan. ia mencoba pekerjaan baru yakni melukis dengan satu tangan kirinya(karena ia tidak mempunyai tangan kanan sejak lahir), pada mulanya ia hanya melukis pemandangan, lalu seiring berjalannya waktu, ia melukis suasana kota, sketsa wajah, gambar orang, dan lain sebagainya, lukisannya itu ia tawarkan kepada kolektor dan peminat lukisan.
anda tau apa yang terjadi? beberapa tahun kemudian, beberapa tahun kemudian pengemis cacat itu berhasil mengubah nasibnya, semua yang pernah dikatakan oleh dua peramal yang pernah dijumpainya kini dialami oleh pengemis cacat itu, akhirnya ia menjadi orang besar dan pelukis terkenal dikota Nigeria.
kisah tersebut bisa menjadi pelajaran bahwa hal utama yang harus dilakukan untuk mengenal anugerah terbesar dalam hidup adalah dengan "menyadari",maksudnya menyadari bahwa kita semua terlahir sebagai manusia yang sempurna tanpa kurang suatu apapun, persis sebagaimana yang dinyatakan Allah Swt dalam kitab sucinya.
dengan sikap menyadari itu, kita dapat menjadi pribadi yang lebih bersyukur, dengan begitu hubungan kita dengan Allah Swt semakin dekat.
.png)

0 comments: