JANGAN MEMBANGGAKAN JERIH PAYAH DAN AMAL PERBUATAN
“orang yang membangga banggakan jerih payah
dan perbuatannya, ketika gagal akan berkurang harapannya terhadap rahmat allah”
Sebagai orang yang belajar ilmu makrifat, maka
janganlah kita mempunyai anggapan bahwa
sesuatu yang telah kita raih itu semata mata atas jerih payah sendiri.
Hendaknya kita menghindari anggapan semacam
itu. Karena jika kita tebiasa merasa bahwa keberhasilan hidup,kebahagiaan,
rejeki yang melimpah, jabatan dan lain sebagainya itu semata mata karena
perjuangan kita, maka tentu mata hati akan tertutup dari kebenaran.suatu saat
jika kita mendapati kegagalan dari jerih payah yang kita lakukan,maka yang
timbul hanyalah penyesalan, kita dapat menyalahkan diri sendiri,bisa juga menyalahkan
orang lain,dan mungkin pula menyalahkan allah.
Manusia seringkali lupa bahwa daya upaya
dirinya itu ada kekuatan yang maha kuat. Kekuatan yang berkuasa dan menentukan
harapan harapannya. Jika mata hati kita tajam dan indra keenam cukup
merasakan,maka kita akan melihat bahwa asal penyebab dibalik jerih payah dan
hasil yang kita dapatkan hanyalah dari allah semata.
Bagi orang yang telah memliki ilmu
makrifat,kehidupan di dunia ini dipandang oleh mata hatinya sebagai ‘permainan’.
Karena ia menganggapnya sebagai permanian ,maka jika menemukan kegagalan,
jiwanya tetap tegar. Jika mendapati kenikmatan/keberhasilan, ia tak akan tinggi hati.
Kebanyakan diantara manusia lupa diri. Mereka
menganggap semua harapan itu dapat
diraih dengan kekuatan usahanya sendiri.karenanya jika ia telah dapat mencapai
kenikmatan hidup,akhirnya jadi berbangga diri. Mereka mengingkari nikmat yang
dirasakan, mereka lupa bahwa yang menentukan hasil akhir dari jerih payahnya
adalah allah. Tanpa campur tangan kekuasaannya tak mungkin dapat mencapai
kenikmatan itu,
Jika kita lupa bahwa takdir allah itu sangat
mempengaruhi jerih payah dan usaha kita,maka kita pasti kecewa ketika menemui
kegagalan.
.png)

0 comments: